Loading...
Kabupaten Bandung Barat
085176719337

Teknik Pemesinan

Teknik Pemesinan – SMK Mahardhika Batujajar

Membangun Generasi Teknisi Berstandar Industri 4.0

Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Mahardhika Batujajar merupakan salah satu program unggulan yang terus berkembang, menghadirkan pembelajaran berbasis teknologi modern, praktik langsung, dan pendampingan oleh tenaga ahli berpengalaman. Jurusan ini dirancang untuk melahirkan lulusan yang terampil, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri manufaktur.

Tenaga Pendidik Profesional dan Berkompeten

Keunggulan utama jurusan ini terletak pada kualitas SDM pendidiknya.
Teknik Pemesinan didukung oleh 12 orang guru dan 4 orang teknisi/toolman yang berdedikasi tinggi. Dari seluruh tenaga pengajar tersebut:

  • 3 orang merupakan lulusan S2 (Master)

  • 9 orang lulusan S1 (Sarjana)

Setiap pendidik memiliki spesialisasi pada kompetensi inti pemesinan, seperti:

  • Pemesinan Bubut

  • Pemesinan Frais

  • Pemesinan CNC (Turning dan Milling)

  • Pemesinan Gerinda

  • Teknik Gambar Manufaktur / CADD

  • Computer Aided Drawing and Design

  • serta berbagai kompetensi lainnya yang relevan dengan perkembangan industri modern.

Dengan dukungan guru-guru kompeten, pembelajaran di jurusan Teknik Pemesinan tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktik intensif sehingga siswa memahami proses kerja secara nyata, terukur, dan berstandar industri.


Fasilitas & Sarana Praktik Berstandar Industri

Untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran berbasis praktik, Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan dilengkapi dengan 6 bengkel atau ruang praktik modern, yang disiapkan agar siswa dapat mengembangkan kemampuan teknis secara maksimal, yaitu:

  1. Ruang Praktik Bubut & Frais – tempat siswa belajar mengoperasikan mesin bubut dan frais secara profesional.

  2. Ruang Praktik Kerja Bangku & Las – ruang pengolahan logam yang mendukung pemahaman teknik dasar manufaktur dan pengelasan.

  3. Ruang Praktik Gerinda – fasilitas untuk melatih ketelitian dalam proses penggerindaan presisi.

  4. Ruang Praktik CNC Turning & CNC Milling – ruang untuk mempelajari pemprograman dan pengoperasian mesin CNC berbasis teknologi modern.

  5. Ruang Praktik Gambar Manufaktur / CADD – ruang digital untuk mempelajari desain teknik menggunakan perangkat lunak CAD.

  6. Ruang Praktik Simulasi Digital / Komputer – ruang pendukung pembelajaran berbasis simulasi komputer dan teknologi industri 4.0.

Setiap ruang praktik dirancang mendekati standar industri agar proses pembelajaran memberikan pengalaman yang realistis, aman, dan efektif.


Daftar Peralatan Utama Teknik Pemesinan

Teknik Pemesinan SMK Mahardhika Batujajar memiliki koleksi peralatan lengkap untuk menunjang kegiatan praktik, antara lain:

  • 17 unit Mesin Bubut Konvensional

  • 1 unit Mesin Bubut CNC (CNC Turning)

  • 6 unit Mesin Frais Konvensional

  • 1 unit Mesin Frais CNC (CNC Milling)

  • 1 unit Mesin Gerinda Datar

  • 1 unit Mesin Gerinda Silinder

  • 2 unit Mesin Gerinda Alat

  • 1 unit Mesin Pemotong

  • 1 unit Mesin Roll

  • 1 unit Alat Penekuk Plat

  • 2 unit Mesin Las/Inverter 160A

  • 1 unit Mesin Las/Inverter 120A

  • 2 unit AC Stick Welding 250A

  • 1 unit Mesin Las SMAW–DC 250A

  • 1 unit Mesin Las GMAW (MAG) 350A

Peralatan tersebut terus diperbarui sesuai kebutuhan perkembangan teknologi manufaktur sehingga siswa dapat belajar menggunakan mesin dan alat yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.


Visi Program Teknik Pemesinan

Mewujudkan lulusan yang:

  • Kompeten dalam teknik pemesinan konvensional dan modern

  • Menguasai teknologi manufaktur berbasis digital

  • Berkarakter kuat, disiplin, dan siap kerja

  • Mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional


Keunggulan Memilih Teknik Pemesinan SMK Mahardhika

  • Pembelajaran berbasis hands-on experience (langsung praktik)

  • Bimbingan dari guru ahli dan teknisi berpengalaman

  • Bengkel lengkap dengan standar industri

  • Kerja sama industri untuk magang dan penyaluran kerja

  • Kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri 4.0